analisis jurnal 3

TEMA/TOPIK :

Koperasi

JUDUL, PENGARANG & TAHUN :

PERAN KOPERASI UNIT DESA DALAM MEMBERIKAN

KREDIT DIKALANGAN MASYARAKAT,ARI BINTARA,2009

ALASAN /LATAR BELAKANG :

Pada saat sekarang ini pembangunan yang sedang kita laksanakan dewasa ini adalah suatu rangkaian dari kegiatan pembangunan yang terdahulu, bahwa pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan pancasila dan UUD RI 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan yang aman, tentram, tertib dan dinamis dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka, bersahabat, tertib dan damai1.  Titik berat pembangunan diletakan pada bidang ekonomi yang merupakan penggerak utama pembangunan seiring dengan kualitas sumber daya manusia dan didorong secara saling memperkuat, saling terkait dan terpadu dengan pembangunan bidang-bidang lainnya yang dilaksanakan selaras, serasi dan seimbang guna keberhasilan pembangunan di bidang

ekonomi dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran pembangunan nasional.Bertitik tolak pada pembangunan tersebut,maka pemerintah dan rakyat Indonesia mempunyai kewajiban untuk menggali, mengolah dan membina kekayaan alam tersebut guna mencapai masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan Undang Undang Dasar 1945 Pasal 33 yang berbunyi2: 1 GBHN 1998.Ketetapan MPR RI 1998 beserta GBHN MPR RI 1998-2003.

Pemanfaatan kekayaan alam tersebut oleh rakyat Indonesia diselenggarakan dalam susunan ekonomi atas asas kekeluargaan dan kegotong royongan”. Pengertian koperasi ini menurut Pasal 1 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian adalah : “koperasi sebagai badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.”3

Pemerintah juga diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang mendorong perkembangan koperasi secara sehat, baik dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat disekitarnya, maupun turut serta dalam membangun system perekonomian nasional.sebagai organisasi ekonomi, perkembangan koperasi tidak mungkin dapat dilepaskan dari kondisi persaingan yang dihadapinya dengan pelaku-pelaku ekonomi yang lain.

Undang-Undang, No 25, Tahun 1992 Pasal 1, Tentang Perkoperasian Koperasi memiliki peranan penting dalam kegiatan perekonomian, karena koperasi dinilai mampu memberikan berbagai kelebihan kepada para anggota atau masyarakat yang memanfaatkan keberadaannya, koperasi sebagai wadah perekonomian rakyat mempunyai fungsi dan peran seperti yang

tertuang dalam Pasal 4 Undang-Undang No 25 Tahun 1992 sebagai berikut :

1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan ekonomi dan sosialnya.

2. Berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan masyarakat.

3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.

4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Salah satu program pengembangan koperasi yang cukup menonjol pada masa ini adalah pembentukan koperasi Unit Desa (KUD). Pengertian KUD disini adalah suatu koperasi serba usaha yang beranggotakan penduduk desa dan berlokasi didaerah pedesaan, daerah kerjanya biasanya mencangkup satu wilayah kecamatan. Pembentukan KUD ini merupakan penyatuan dar beberapa koperasi pertanian yang kecil dan banyak jumlahnya dipedesaan. Selain itu KUD memang secara resmi didorong perkembangannya oleh pemerintah.

MASALAH :

masalah diperlukan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang permasalahan yang hendak diteliti dan dicairkan pemecahannya, sehingga nanti akan dapat menghasilkan data data yang sesuai dengan yang diinginkan dan penyusunan hasil penelitiannya dapat dilakukan secara sistematis dan mudah untuk dipahami.

Dari uraian latar belakang diatas maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :

1. Jenis-jenis kredit apa saja yang dapat diberikan oleh koperasi Unit Desa?

2. Bagaimana tata cara atau prosedur pelaksanaan pemberian kredit kepada masyarakat?

3. Bagaimana pengaruh kredit yang diberikan koperasi Unit Desa kepada masyarakat?

METODOLOGI :

1. data & pengumpulan data :

a. Penelitian Kepustakaan

Metode ini merupakan alat pengumpulan data yang dilakukan melalui literature dan peraturan perundang-undangan, serta buku buku yang ada kaitannya secara langsung dengan obyek yang diteliti. Cara ini dimaksudkan untuk mencari konsepsi-konsepsi, teori-teori, pendapat atau temuan yang berhubungan erat dengan permasalahan.

b. Penelitian Lapangan

1) Wawancara (interview)

Yaitu merupakan kegiatan untuk mengumpulkan data dengan tujuan tertentu dengan melakukan percakapan atau wawancara langsung antara peneliti dengan subyek penelitian untuk memperoleh berbagai keterangan atau jawaban yang dibenarkan dalam penelitian. Adapun subyek penelitian yang dimaksudkan yaitu : Kepala koperasi  Unit Desa (KUD) yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.

2) Observasi

Yaitu teknik pengumpulan data dengan cara meneliti dan mengamati secara langsung objek yang diteliti.

3. model penelitian : a. Penelitian Kepustakaan b. Penelitian Lapangan Wawancara (interview), Observasi

4. tahapan penelitian : 1. Metode Pendekatan 2. Jenis Penelitian 3. Lokasi Penelitian 4. Sumber Data 5. Metode Pengumpulan Data 6. Metode Analisa Data.

HASIL PEMBAHASAN :

Penelitian merupakan salah satu sarana untuk mengembangkan ilmu pengetauhan, baik dari segi teori maupun praktek. Penelitian ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam menyusun penulisan ilmiah. Suatu penelitian harus ditunjang dengan peraturan-peraturan yang menjadi dasar penelitian tersebut, sehingga penelitian yang dibuat dapat dipertanggung jawabkan

kebenarannya. Penelitian pada umumnya bertujuan untuk menemukan ,mengembangkan atau menguji kebenaran suatu pengetauhan. Mengembangkan berarti memperluas dan menggali lebih dalam suatu yang ada. Menguji kebenaran dilakukan jika apa yang sudah ada dirasa masih atau menjadi diragukan kebenarannya. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka metode penelitian

suatu metode cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi ilmu pengetauhan yang bersangkutan. Metode adalah pedoman cara seorang ilmuan

KESIMPULAN :

Koperasi memiliki peranan penting dalam kegiatan perekonomian, karena koperasi dinilai mampu memberikan berbagai kelebihan kepada para anggota atau masyarakat yang memanfaatkan keberadaannya.

Tentang genryusai

berusaha dah terus berusaha...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s