analisis jurnal 1

TEMA/TOPIK :

KOPERASI

JUDUL, PENGARANG DAN TAHUN :

PENTINGNYA KOPERASI DI DAERAH

ARI BINTARA,2009

ALASAN/LATAR BELAKANG :

Pembangunan yang dilaksanakan bangsa Indonesia merupakan

wujud usaha dalam mencapai tujuan nasional. Pembangunan di bidang ekonomi seperti tertuamg dalam pasal 33 ayat (1) yang berbunyi “perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”. Dalam penjelasan Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa bangunan usaha yang sesuai dengan pasal tersebut adalah koperasi.

Koperasi baik sebagai gerakan ekonomi rakyat maupun sebagai badan usaha, berperan serta untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam tata perekonomian nasional yang disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Koperasi harus dibangun lebih kuat dan mandiri berdasarkan prinsip koperasi, sehingga mampu berperan sebagai sokoguru perekonomian nasional. Koperasi adalah badan usaha yang mengorganisir pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atas dasar prinsip-prinsip koperasi dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf

hidup anggotanya pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Prinsip koperasi terdiri dari : kemandirian, keanggotaan bersifat terbuka, pengelolaan dilakukan secara demokratis, pembagian sisa hasil usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa. Koperasi di Indonesia ada beberapa jenis, salah satunya adalah koperasi pegawai negeri republik Indonesia atau disingkat (KPRI). KPRI adalah koperasi yang beranggotakan para pegawai negeri di Indonesia. Salah satunya adalah (KPRI) KPP Karanganom di kabupaten Klaten. Pengurus dalam menjalankan kegiatan usaha koperasi perlu memperhatikan dan menjaga kondisi keuangan koperasi dengan baik. Pengelolaan keuangan koperasi yang baik akan sangat menentukan keberhasilan koperasi dalam mencapai tujuannya. Kondisi kesehatan suatu koperasi dari aspek keuangan ini dapat diketahui dengan melakukan analisis terhadap laporan keuangan koperasi tersebut. Salah satu cara dalam melakukan pengawasan adalah dengan membuat suatu penelitian kinerja.

Kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan norma ataupun etika (Prawirosentono, 1999:1). Kinerja keuangan adalah kondisi atau posisi keuangan dari hasil analisis, khususnya tentang stabilitas, pertumbuhan dan potensinya dalam memberikan balikan kepada penyedia capital (Ruky, 1999:68).

MASALAH :

Untuk mengetahui kondisi koperasi di daerah, penulis menganalisa dan meneliti perkembangan keuangan koperasi ini berdasakan neraca dan laporan rugi/laba yang sudah dibuat. Dari laporan keuangan tersebut dapat dianalisis: “Apakah kinerja keuangan ditinjau dari segi likuiditas, solvabilitas dan rentabilitasnya sudah baik?”

METODOLOGI :

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian yang akan dilakukan oleh penulis adalah untuk mengetahui kinerja keuangan koperasi daerah ditinjau dari segi likuiditas, solvabilitas dan rentabiltasnya.

Manfaat Penelitian

Manfaat Penelitian sebagai berikut :

1. Bagi peneliti

Menambah wawasan tentang perkoperasian, khususnya mengenai pengelolaan kopersi, penyusunan laporan keuangan koperasi dan analisis kinerja keuangan dan kesehatan kopersi.

2. Bagi pengurus koperasi

Sebagai masukan dan acuan dalam mengelola usaha dimasa mendatang sehingga yang menjadi tujuan koperasi bisa tercapai.

3. Bagi pihak lain

Sebagai tambahan referensi yang menyangkut masalah laporan keuangan koperasi.

 

 

 

Metode Penelitian

Dalam bab ini berisi tentang kerangka pemikiran, hipotesis dan sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data.

HASIL PEMBAHASAN :

Dalam bab ini diuraikan mengenai pelaksanaan penelitian dan hasil penelitian yang berisi tentang gambaran umum koperasi, diskripsi data, analisis data dan pembahasan, serta hasil penelitian.

KESIMPULAN :

Pada garis besarnya analisis laporan keuangan dengan menggunakan ukuran-ukuran tertentu atau rasio-rasio tertentu dapat digunakan sebagai dasar penilaian kinerja sebuah koperasi. Laporan keuangan dapat memberi informasi sehubungan dengan kondisi keuangan dan hasil yang telah dicapai oleh koperasi tersebut, dari periode tertentu. Maka dari itulah untuk bisa mengetahui kinerja koperasi.

Tentang genryusai

berusaha dah terus berusaha...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s